STUDI KASUS PENERAPAN VENDOR MANAGED INVENTORY PADA SISTEM RANTAI PASOK

Ricky Martono (Sekolah Tinggi Manajemen PPM)

Abstract


Konsep Vendor Managed Inventory (VMI) merupakan salah satu pendekatan dalam mengelola inventori yang efisien antara pemasok dan konsumen di dalam sebuah sistem rantai pasok. Dengan VMI, pemasok  menempatkan  inventorinya  di  konsumen,  namun  kepemilikan  inventori  berpindah  kepada konsumen ketika inventori digunakan. Keuntungan menerapkan VMI diantaranya adalah mengurangi proses pemesanan inventori dan mengurangi pemakaian ruang penyimpanan inventori di pemasok. Untuk mencapai ini dibutuhkan koordinasi, komunikasi, dan kehandalan sistem produksi dan pemesanan inventori yang tangguh untuk menerapkan VMI. Dalam kondisi dimana pemasok merupakan anak perusahaan dari konsumen, maka koordinasi tidak selalu menempatkan pemasok dan konsumen pada posisi setara. Terlebih ketika infrastruktur pemasok tidak sekuat konsumen. Penelitian ini dikhususkan pada studi kasus di sebuah perusahaan farmasi dan pemasoknya dimana pemasok merupakan anak perusahaannya. Informasi diperoleh melalui wawancara kepada pihak terkait di pemasok dan konsumen. Hasil pengamatan menunjukkan kelebihan dan hambatan dalam menerapkan VMI, sehingga dibutuhkan komitmen jangka panjang untuk mencapai keberhasilan yang lebih baik.


Full Text:

PDF
Abstract views : 0 | PDF views : 0


DOI: http://dx.doi.org/10.30988/jmil.v2i1.63

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Manajemen Industri dan Logistik

 
 

View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


ISSN 2622-528X (Print) and ISSN 2598-5795 (Online)

CORRESPONDENCE :

Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM)
Politeknik APP Jakarta
Kementerian Perindustrian
M. Tirtana Siregar
Telp. : 021-7867382/83
HP/WA : 082125910310
email : uppm.politeknikapp@gmail.com