ANALISIS PENYIMPANAN PADA GUDANG PRODUK JADI : STUDI KASUS PT. ABC

Edo Rantau Wijaya(1*), Nia Yulianti(2),


(1) Politeknik ATI Padang
(2) Politeknik ATI Padang
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK

 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi pada gudang produk jadi perusahaan ABC. Perusahaan ABC adalah perusahaan yang memproduksi air minum dalam kemasan di provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Saat ini gudang penyimpanan produk jadi di perusahaan bermasalah dengan tata letaknya. Masalah tata letak gudang penyimpanan produk jadi adalah penggunaan ruang gudang yang tidak optimal. Hal ini disebabkan penempatan produk jadi yang belum memiliki kebijakan penyimpanan yang dapat meminimumkan total jarak tempuh dan memaksimalkan ruang penyimpanan. Tujuan dari penelitian ini adalah membantu perusahaan untuk mendesain ulang tata letak gudang penyimpanan produk jadi yang dapat meminimumkan total jarak tempuh dan memaksimalkan ruang penyimpanan. kebijakan simpan yang digunakan adalah class-based storage policy untuk meminimumkan total jarak tempuh dan memaksimalkan ruang penyimpanan. Dari hasil pengolahan data menggunakan kebijakan penyimpanan berbasis kelas, diketahui total jarak tempuh yang diusulkan adalah 2.139.874,19 m. Terjadi pengurangan jarak tempuh total sebesar 24% dari total jarak tempuh awal sebesar 1.622.012 m. Total area penyimpanan yang dibutuhkan adalah 167 area palet lebih kecil dibandingkan dengan jumlah area simpan layout awal. Oleh karena itu, seluruh area penyimpanan harus berada di area yang paling dekat dengan titik masuk dan keluar yang sebelumnya jauh dari titik tersebut.

 

Kata kunci: gudang, kebijakan simpan, class-based storage policy

 

 

ABSTRACT

 

This research is motivated by the problems that occur in the finished product warehouse of ABC company. ABC Company is a company that produces bottled drinking water in the province of West Sumatra, Indonesia. Currently the finished product storage warehouse in the company has problems with its layout. The problem with the layout of the finished product storage warehouse is the use of warehouse space that is not optimal. This is due to the placement of finished products that do not yet have a storage policy that can minimize total mileage and maximize storage space. The purpose of this research is to help the company to redesign the layout of the finished product storage warehouse which can minimize the total mileage and maximize the storage space. The storage policy used is a class-based storage policy to minimize total mileage and maximize storage space. From the results of data processing using a class-based storage policy, it is known that the total mileage proposed is 2,139,874.19 m. There was a 24% reduction in total mileage from the initial total mileage of 1,622,012 m. The total storage area required is 167 pallet areas smaller than the total storage area for the initial layout. Therefore, the entire storage area must be in the area closest to the entry and exit points that were previously far from that point.

 

Keywords: warehouse, storage policy, class-based storage policy


Full Text:

PDF

References


E. Wijaya, “Layout Analysis of Goods Storage: Case Study Spare Part Warehouse Z Company,” J. Rekayasa Sist. Ind., vol. 11, no. 1, pp. 47–56, Apr. 2022.

A. Fumi, L. Scarabotti, and M. M. Schiraldi, “Minimizing warehouse space with a dedicated storage policy,” Int. J. Eng. Bus. Manag., vol. 5, no. 1, pp. 1–8, 2013.

D. Meldra and H. M. Purba, “Relayout Tata Letak Gudang Barang Dengan Menggunakan Metode Dedicated Storage,” J. REKAYASA Sist. Ind., vol. 4, no. 1, p. 32, 2018.

R. Patrisina, “Perancangan Tataletak Gudang dengan Metoda Dedicated Storage Location Policy (Studi Kasus : PT. X),” J. Optimasi Sist. Ind., vol. 9, no. 1, p. 37, Apr. 2010.

H. Sitorus, R. Rudianto, and M. Ginting, “Perbaikan Tata Letak Gudang dengan Metode Dedicated Storage dan Class Based Storage serta Optimasi Alokasi Pekerjaan Material Handling di PT. Dua Kuda Indonesia,” J. Kaji. Tek. MESIN, vol. 5, no. 2, pp. 87–98, Sep. 2020.

N. P. A. Hidayat, “Perancangan Tata Letak Gudang dengan Metoda Class-Based Storage Studi Kasus CV. SG Bandung,” Seri Sains Dan Teknol., vol. 1, no. 3, pp. 105–115, 2012.

A. P. Sujana, D. D. Damayanti, and M. D. Astuti, “Metode Class Based Storage Pada Gudang Bahan Baku 1 Pt Sma,” vol. 1, pp. 1–7, 2014.

S. N. Karonsih, N. W. Setyanto, and C. F. M. Tantrika, “Perbaikan Tata Letak Penempatan Barang di Gudang Penyimpanan Material Berdasarkan Class Based Storage Policy (Studi Kasus: Gudang Material PT. Filtrona Indonessia-Surabaya),” pp. 345–357, 2011.

S. S. Heragu, Facilities Design, 4th ed. New York: CRC Press; Taylor & Francis Group, 2016.

B. Zou, R. de Koster, and X. Xu, “Evaluating dedicated and shared storage policies in robot-based compact storage and retrieval systems,” ERIM Rep. Ser. Res. Manag. Erasmus Res. Inst. Manag., 2016.

F. A. Ekoanindiyo and Y. A. Wedana, “Perencanaan Tata Letak Gudang Menggunakanmetode Shared Storage Di Pabrik Plastik Kota Semarang,” J. Ilm. Din. Tek., vol. 6, no. 1, pp. 46–57, 2012.

R. Harjono and Y. Prasetyawan, “Perancangan Tata Letak Gudang untuk Meminimumkan Jumlah Produk yang Tidak Tertampung dalam Blok dan Efisiensi Aktivitas Perpindahan Barang di Divisi Penyimpanan Produk Jadi PT. ISM Bogasari Flour Mills Surabaya,” 2010.

D. R. Sule, Manufacturing Facilities, 3rd ed. New York: CRC Press; Taylor & Francis Group, 2008.

R. Muther and L. Halles, Systematic Layout Planning - A total system of layout planning. .


Abstract : 5 views. PDF : 1 views.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Index :