PENGENDALIAN PRODUCT DAMAGE DENGAN METODE SIX SIGMA PADA KEGIATAN DISTRIBUSI DI PT. X

Authors

  • Laila Suroyya Rahmayanti Program Studi Logistik Minyak dan Gas, Politeknik Energi dan Mineral AKAMIGAS Jl. Gaja Mada No. 38 Mentul Karangboyo Cepu Blora Jawa Tengah, 58315
  • Sono Program Studi Logistik Minyak dan Gas, Politeknik Energi dan Mineral AKAMIGAS Jl. Gaja Mada No. 38 Mentul Karangboyo Cepu Blora Jawa Tengah, 58315

Abstract

Seiring dengan adanya perubahan teknologi dari tahun ke tahun yang signifikan, banyak perusahaan saling berkompetisi agar dapat menciptakan produk dengan kualitas yang baik agar dapat memikat para konsumen. PT. X merupakan perusahaan yang memproduksi pelumas dengan kemasan berupa lithos dan didistribusikan ke beberapa warehouse yang ada dibeberapa daerah di Indonesia. Dalam proses penerimaan dan pendistribusian pada PT. X masih dijumpai product damage pada kemasannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengendalikan faktor penyebab timbulnya product damage yang sering muncul serta menyusun upaya penanggulangan dengan metode six sigma yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu Define, Measure, Analyze, Improve, serta Control. Dengan menggunakan metode six sigma dapat diketahui bahwa masih terdapat product damage yang sering terjadi pada PT. X yaitu kebocoran pada tutup botol, botol yang penyok, serta kardus yang robek dengan presentase masing-masing sebesar 7,5%, 34,6% dan 8,3%. Faktor yang mendasari terjadinya product damage yaitu berasal dari faktor material, faktor pekerja serta faktor metode. Tahap perbaikan dapat disarankan dengan membentuk tim inspeksi untuk secara rutin memeriksa bahan kemasan di lokasi pemasok, menggunakan lembar inspeksi untuk memfasilitasi pemeriksaan kemasan, dan melakukan uji jatuh pada kemasan yang diterima dari pemasok.

Published

2024-12-31