Analisis Perbaikan Unit Warehouse Untuk Meminimasi Pemborosan dengan Waste Assessment Model

Authors

  • Nina Marlina Politeknik APP Jakarta

Abstract

Manajemen logistik memegang peranan penting dalam menjamin kelancaran distribusi barang dari titik asal hingga ke pelanggan akhir. Efektivitas proses logistik sangat memengaruhi tingkat kepuasan pelanggan yang pada akhirnya berdampak terhadap keberlangsungan dan daya saing perusahaan. PT Balina Agung Perkasa, sebagai perusahaan distribusi yang bekerja sama dengan berbagai mitra strategis seperti PT Danone Indonesia, PT Daesang Agung Indonesia, dan PT Garudafood, menghadapi tantangan dalam menjaga efisiensi operasional gudang serta memenuhi target service level. Permasalahan yang timbul, seperti pemborosan persediaan dan ketidakterpenuhan permintaan pelanggan, menjadi indikator adanya aktivitas non-value added dalam proses distribusi. Untuk itu, perusahaan perlu menerapkan pendekatan lean warehouse yang bertujuan meminimalkan pemborosan dan meningkatkan efisiensi proses. Penelitian ini menggunakan metode Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM) untuk memetakan proses aktual dan mengidentifikasi aktivitas yang tidak bernilai tambah. Selanjutnya, metode waste matrix untuk digunakan untuk menemukan nilai relasi antar aktivitas waste dan menemukan akar penyebab permasalahan dan merumuskan strategi perbaikan yang tepat. Dengan implementasi perbaikan yang dirancang, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi pemborosan, serta mencapai service level yang optimal guna meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperkuat posisi di pasar yang kompetitif.

Published

2025-12-19