PENERAPAN CRITICAL PATH METHOD DALAM MENYUSUN LINIMASA PRODUKSI ANIMASI WEEPING WINGS

Authors

  • Patricia Jocelyn Zhuang Universitas Multimedia Nusantara, Scientia Square, Tangerang, Banten, 15810, Indonesia
  • Yohanes Merci Widiastomo Universitas Multimedia Nusantara, Scientia Square, Tangerang, Banten, 15810, Indonesia

Abstract

ABSTRAK
Perkembangan seni di Indonesia sangatlah pesat, banyak media telah mengkreasikan seni, salah satunya adalah Film. Film yang baik merupakan film yang dapat menggiring emosi penonton agar masuk ke dalam cerita dan meninggal kesan. Media film tidak hanya terbatas dengan merekam menggunakan kamera melainkan dengan media Animasi. Proses pembuatan Film animasi dapat selesai tepat waktu dengan perhitungan yang tepat. Dalam proses membuat perhitungan ada beberapa teori teknis yang bisa menjadi landasan. Salah satunya adalah dengan Critical Path Method. Critical Path Method merupakan teori yang biasa digunakan untuk memberikan perkiraan perhitungan waktu, kualitas dan biaya dalam produksi. Teori CPM telah di implementasikan di beberapa studio kreatif salah satunya Studio Arkala. Teori utama yang digunakan sebagai landasan penulisan artikel ilmiah adalah teori film pendek animasi. Animasi pendek “Weeping Wings” adalah film animasi pendek fiksi mengangkat isu mengenai purity dan innocence menggunakan metafora kupu-kupu. Konsep bentuk 2D animation. Konsep penyajian karya yaitu film animasi pendek dengan penggabungan teknik animasi cut-out dan frma by frame, menggunakan penceritaan struktur tiga babak dengan menggunakan dunia surealis sebagai penutup. Hasil penelitian memperlihatkan teori Critical Path Method bisa diimplementasikan ke dalam pembuatan timeline produksi animasi agar dapat melihat secara rinci perencana produksi. Dengan tujuan agar produksi berjalan dengan efektif dan tepat waktu.


Kata kunci: Critical Path Method, linimasa, produksi animasi

Published

2025-12-23