PENERAPAN METODE PDCA UNTUK MENINGKATKAN KEKUATAN SAMBUNGAN SPLICE DI MESIN WINDING SAURER SCHLAFHORST

Authors

  • Hamdan S Bintang Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta, Kampus Ak-Tekstil Solo, Jalan Ki Hajar Dewantara, Jebres, Kota Surakarta, 57126, Indonesia
  • Hendri Pujianto Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta, Kampus Ak-Tekstil Solo, Jalan Ki Hajar Dewantara, Jebres, Kota Surakarta, 57126, Indonesia
  • Darmawan Hindardi Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta, Kampus Ak-Tekstil Solo, Jalan Ki Hajar Dewantara, Jebres, Kota Surakarta, 57126, Indonesia
  • Feri Ancen Pakpahan Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta, Kampus Ak-Tekstil Solo, Jalan Ki Hajar Dewantara, Jebres, Kota Surakarta, 57126, Indonesia
  • Fahad Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta, Kampus Ak-Tekstil Solo, Jalan Ki Hajar Dewantara, Jebres, Kota Surakarta, 57126, Indonesia
  • Nurul Shadrina Bintang Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan, Jalan Menteng 7, Medan

Abstract

Mesin winding berfungsi untuk menggulung benang dari cops menjadi cones dan menjaga kualitas produk benang berupa ketidakrataan. Benang yang mengalami penyimpangan ketidakrataannya akan dibaca sensor dan dipotong oleh cutter kemudian disambung kembali pada splicer. Akan tetapi masih ditemukan banyak spindle yang memiliki kekuatan (strength) sambungan splice dibawah standar sebesar 80%. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dibahas mengenai penurunan kekuatan sambungan splice pada benang Ne 30 di mesin winding dengan pendekatan metode PDCA (plan, do, check, act) untuk meminimalisir angka terjadinya penurunan sambungan splice. Pada tahap plan akan menggunakan fishbone diagram dan histogram guna mengetahui penyebab dan frekuensinya. Pada tahap do menggunakan metode 5W+1H untuk tindakan perbaikan dari faktor penyebab yang ditemukan. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan (check) kembali setelah dilakukan tahap do. Pada tahap act disarankan menggunakan checklist sebagai upaya mengendalikan kualitas produk agar lebih terstruktur.


Kata kunci: PDCA, strength, splice, 5W+1H, checklist

Published

2025-12-23