Pengendalian Persediaan Minimum Dan Maksimum Untuk Maintenance, Repair Dan Operation Stock

Cynthia Cahyani(1*), Winanda Kartika(2),


(1) Politeknik APP Jakarta
(2) Politeknik APP Jakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah persediaan minimum dan maksimum guna menghindari kelebihan dan kekurangan pada jenis material persediaan maintenance, repair, dan operation (MRO). Penentuan persediaan minimum dan maksimum berguna untuk kelancaran proses maintenance secara berkala. Kekurangan stok material MRO menyebabkan terganggunya proses maintenance proyek yang sudah terpasang. Kelebihan stok material MRO menyebabkan terjadinya penumpukan jumlah material di gudang dan berpotensi menjadi material dead stock. Proses pengadaan material juga tidak didasarkan sesuai pada jumah persediaan material yang masih ada di gudang. Tidak adanya ketentuan jumlah minimum dan maksimum stok material MRO sebagai penentu titik pemesanan kembali menyebabkan tidak adanya panduan khusus dalam proses pengadaan material. Penentuan persediaan minimum dan maksimum menjadi panduan batas bawah dan batas atas dalam pengelolaan material yang lebih terkendali. Metode yang digunakan untuk pengendalian persediaan minimum dan maksimum material MRO menggunakan metode min-max stock. Metode ini menghasilkan jumlah persediaan minimum, persediaan maksimum, dan stok pengaman yang diperlukan. Hasil yang diperoleh adalah penambahan persediaan minimum sebesar 12% dan penambahan persediaan maksimum sebesar 45,8% dari rata-rata persediaan sebelumnya, serta penambahan stok pengaman sebesar 94,73% dari ketentuan stok pengaman sebelumnya.

 

Kata kunci : Gudang, MRO, Min-Max Stock

 

ABSTRACT

 

This study aims to determine minimum and maximum amount of inventory in order to avoid excesss and shortage of inventory maintenance, repair, and operation (MRO) materials. Determination of minimum and maximum supplies is useful for periodic maintenance. Shortage of MRO material stock causes disruption of the maintenance of projects that have been installed. The excess stock of MRO material causes an excess amount of material in the warehouse and has the potential to become dead stock material.  Procurement of material is also not based on the amount of supplies that is still in the warehouse. The absence of  rules for determining minimum and maximum stock as a determinant of reorder point causes the company have no spesific guidance for procurement process of inventory material. Determination of minimum and maximum supplies to guide lower and upper limits for controlled material management. The method used to control the minimum and maximum inventory of MRO materials is min-max stock method. This method produces minimum and maximum amount of stock, and safety stock. The results obtained are addition of the minimum inventory 12% and the addition of the maximum inventory 45,8% from the previous average inventory, also the addition of the safety stock 94,73% from the previous safety stock.

 

Keywords: Warehouse, MRO, Min-Max Stock


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Herjanto, E. (2007). Manajemen Operasi. Jakarta: Grasindo.

Indrajit., & Djokopranoto. (2003). Konsep Manajemen Supply Chain: Strategi Mengelola Manajemen Rantai Pasokan Bagi Perusahaan Modern di Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Widiasaranan Indonesia.

Taufik Iqbal, A. D. (2017). Aplikasi Manajemen Persediaan Barang Berbasis Economic Order Quantity (EOQ). Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi), 48-60.

Kinanthi A.P, H. D. (2016). Analisis Pengendalian Bahan Baku Menggunakan Metode Min-Max (Studi Kasus PT Djitoe Indonesia Tobacco). PERFORMA: Media Ilmiah Teknik Industri, 15.

Djunaidi, M. S. (2005). Penentuan Jumlah Produksi dengan Aplikasi Metode Fuzzy-Mamdani. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 95-104.

Marbun, M. a. (2017). Perancangan Sistem Perencanaan Jumlah Produksi Roti Mengginakan Metode Fuzzy Mamdani. Jurnal Mantik Penusa, 20.

Pramono, G. (2008). Akurasi metode IDW dan Kriging untuk Interpolasi Sebaran Sedimen Tersuspensi di Maros Sulawesi Selatan.

Abdus Salam, M. (2018). Pengendalian Persediaan Bahan Baku menggunakan Metode Min-Max Stock pada Perusahaan Konveksi Gober Indo. Jurnal Ekonomi dan Manajemen Teknologi, 48-49.

Aditiyana, M. I. (2018). Pengendalian Bahan Baku Utama Menggunakan Metode Min-Max Stock Pada Coffee Shop di Yogyakarta Untuk Optimalisasi Persediaan Bahan. Jurnal Universitas Islam Indonesia, 10-11.

Prosedur Operasi Pengelolaan Material. (2014). Jakarta: PT X.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Index :